Tue 21st Aug, 2007, Umum

Renungan 17-an


Mumpung masih bulan Agustus, dan peringatan hari ulang tahun NKRI yang ke-62 juga masih hangat-hangatnya. Kalo liat TV, sebagian besar acaranya mencoba untuk membangkitkan kembali rasa patriotisme, nasionalisme dan rasa cinta tanah air. Sering kita diingatkan kembali dengan bagaimana indahnya Indonesia dengan keanekaragaman sumber daya alam dan keanekaragaman suku bangsa-suku bangsanya. Walopun beberapa kali kebhinekaan itu memang menjadi masalah dalam menjaga kesatuan NKRI.

Berkaitan dengan cinta tanah air, gue gak tahu seberapa besar sebetulnya kecintaan gue pada Indonesia. Dengan begitu banyak masalah yang dihadapi bangsa ini, berat rasanya untuk mencintai negeri ini. Atau karena udah dari lahir di Indonesia, jadi rasanya biasa-biasa aja…bisa jadi juga…emoticon

Gue merasa tersindir, waktu gue liat acara Kick Andy di MetroTV yang disiarin tanggal 16 Agustus 2007 kemaren. Bintang tamu di edisi kali itu adalah Gaura Mancacaritadipura, seorang dalang yang asli Australia, Wahyu Suparno Putro, bule lain yang nama aslinya Dave Collin Smith dan juga host acara Berbagi Cerita di ANTV dan satu lagi adalah Michi Tamioka, yang dari namanya udah jelas dia dari Afrika..emoticon..gak ding..dia dari Jepang yang sangat mahir membawakan tari Srimpi Bedoyo, salah satu tarian dari lingkungan Kraton Solo. Para ex-pat ini menunjukkan kecintaan mereka pada Indonesia, dan mereka berusaha mengharumkan bangsa ini, sesuai dengan kemampuan mereka.

Selain para bintang tamu, Kick Andy juga menampilkan profil beberapa ex-pat yang berkarya di Indonesia seperti Karl Muller, orang Amerika yang menulis buku tentang ragam hayati di Papua, Lynn Claiton, wanita Inggris, yang giat menjaga ekosistem hutan Sulawesi Utara, Ian Singleton orang Inggris yang ikut menjaga populasi satwa di Sumatera serta Elizabeth asal Prancis yang menerjemahkan Serat Centini dari bahasa Jawa ke bahasa Indonesia dan kemudian ke bahasa Prancis.

Ki Dalang Gaura sudah menjadi warga negara Indonesia sejak 2004, sementara Wahyu, warga negara Australia kelahiran Skotlandia berharap sekali untuk bisa jadi warga negara Indonesia suatu hari nanti.  "Kulit saya memang putih. Tapi hati saya Indonesia. Saya menghormat merah putih…", itu yang dikatakan Gaura di Kick Andy, mereka bangga sekali menjadi bagian dari Indonesia, dengan segala kebaikan dan keburukannya.

Gue ngerasa kesindir, gue yang dari lahir di Indonesia kadang malu jadi orang Indonesia, sementara mereka bisa merasa bangga jadi orang Indonesia. Terlintas di kepala gue kenapa sampe ke urusan mencintai negeri sendiri aja gue juga harus belajar sama orang bule…ironis ya..emoticon Padahal sebetulnya banyak juga orang-orang Indonesia yang sudah mengharumkan nama Indonesia dengan prestasi mereka masing-masing.

Gue cuma berharap semoga gue bisa lebih mencintai bangsa ini dan bisa memberikan sesuatu buat bangsa ini, thanks to Kick Andy untuk sentilannya. Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 62.

Dan buat yang gak nonton acaranya di TV bisa baca tulisannya di www.kickandy.com.

3 Comments »

Trackback URI buat tulisan ini : http://notesofmine.blogsome.com/2007/08/21/renungan-17-an/trackback/

  1. Kompas tanggal 16 lalu memuat quotes2 tentang ‘nasionalisme ala kita masing2′. Bagus2 sih..
    Tahun lalu aku nulis juga tetang ‘patriotisme ala kamu’ di blog: http://www.jalankenangan.net/celoteh/?p=163

    cinta dan bangga itu proses intrinsik, dan IMHO itu nggak cukup. semuanya musti diekspresikan, walaupun dengan cara sederhana.

    so, what’s your form of patriotism, mas? :D

    me : apa ya..? :D Minimal gue lebih suka makan gado-gado or lotek daripada makan salad.. di kerjaan juga selama ini rasanya udah berusaha yang terbaik, walopun mungkin gak cukup baik di mata atasan.. :P dan mungkin berusaha jadi lebih santun waktu berkendara di jalan..
    Apa itu wujud patriotisme..? Gak tau juga, susah menilai patriotisme seseorang..imho..

    Comment dari yanti — 21 - August - 2007 @ 10:08:15

  2. You two do do the best for the country guys…Gimana dengan gue ya…?

    me :ah..gue lom ngerasa kayak gitu juga koq Wid..masih banyak yang lom gue lakuin..
    eniwei..met lebaran ya Wid, maaf lahir batin…

    Comment dari wid — 22 - August - 2007 @ 21:08:15

  3. Iya-ya… aneh! Mosok urusan mencintai negeri sendiri harus berkaca pada ex-pat yang sayang banget ama negeri kita.
    Semalem, Selasa, 16 Oktober 2007 saya sempat nonton acara Empat Mata-nya Mas Thukul. Ki Gaura, Nyi Elisabeth, bersanding ama Ki Manteb dan Ki Sunarya dalang Sunda itu. Waaah…

    me : iya saya juga nonton…seru banget…
    sorry ya mas baru saya approve… :-D
    thanks udah mau mampir…

    Comment dari Kandar Ag. — 17 - October - 2007 @ 10:10:42

RSS feed buat komen2 di sini

Kasih Komentar

Ganti baris dan paragraf otomatis, e-mail address disembunyiin, HTML yang diijinin: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>

 
 
 



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.