Mon 11th Sep, 2006, Review

Malaikat dan Iblis (Angels & Demons)


Book Cover
Judul Buku Malaikat dan Iblis (Angels and Demons)
Pengarang Dan Brown
Jumlah halaman 656
Kategori Misteri dan Thriller
Penerbit Serambi

Ini buku ke-2 Dan Brown yang terbit di Indonesia (setelah Da Vinci Code) oleh penerbit yang sama (Serambi), walaupun sebenernya buku ini merupakan prequel dari Da Vinci Code. Di pengantarnya Dan Brown menulis kalo di buku inilah karakter Robert Langdon tercipta. Sebagai informasi, buku Malaikat dan Iblis adalah buku ke-2 Dan Brown, sedangkan Da Vinci Code adalah buku ke-4 (lihat di sini).

Selain kesamaan tokoh utamanya, Robert Langdon si ahli sejarah dan simbol-simbol kuno dari Harvard, buku ini juga berlatar belakang agama, Katolik khususnya. Kesamaan lainnya adalah adanya penggabungan fakta dan fiksi yang kadang bikin penasaran (lihat di sini) serta setting waktu kritis yang 24 jam.

Ceritanya dibuka dengan pembunuhan Leonardo Vettra seorang fisikawan dari lembaga riset CERN di laboratoriumnya. Plot cerita kemudian beralih ke kediaman Robert Langdon, di mana Langdon menerima kiriman fax yang berisi gambar mayat Leonardo Vettra dan sebuah simbol di dada Vettra yang sengaja ditorehkan si pembunuh untuk menunjukkan jatidiri kelompok si pembunuh. Simbol itu merujuk pada kelompok Illuminati, suatu kelompok rahasia dari beberapa abad yang lalu yang seolah-olah bangkit dari kubur untuk menunjukkan eksistensinya. Di Laboratorium CERN Illuminati juga mencuri zat antimateri yang bisa berubah menjadi bom dahsyat.

Berawal dari rasa penasaran atas munculnya salah satu simbol kelompok rahasia Illuminati yang dimusuhi Gereja (Vatikan) pada masanya, Langdon terbang ke markas CERN di Swiss dan bertemu dengan Vittoria Vettra, anak angkat Leonardo Vettra. Berdua mereka harus ke Vatikan City di Italia, tempat kelompok Illuminati meletakkan bom antimateri curian, dan menyelamatkan kota suci umat Katolik itu.

Di Vatikan sendiri, berkumpul para kardinal dari seluruh dunia untuk memilih Paus baru sebagai pengganti Paus lama yang meninggal dunia (conclave). Saat pemilihan akan dilaksanakan, diperoleh kabar, empat kardinal calon kuat Paus yang baru (preferitti) telah diculik dan akan dibunuh satu per satu tiap satu jam dimulai dari jam 8.00 malam di tempat-tempat umum di Roma.

Logo Illuminati Berlian Illuminati

Ambigram di buku Malaikat dan Iblis
(Courtesy of John Langdon)


Dengan pengetahuannya sebagai ahli sejarah dan ahli simbol-simbol kuno, Langdon ditemani Vittoria berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan Vatikan dan para kardinal. Berhasilkah mereka..? Itu termasuk kejutan yang kayaknya gak perlu diceritain di sini..emoticon. Baca sendiri aja ya..

Itu inti cerita dari novel Malaikat dan Iblis. Menurut gue ini buku yang harus dibaca buat yang udah pernah baca Da Vinci Code. Dan menurut gue buku ini gak kalah asyik ato bahkan lebih asyik daripada Da Vinci Code. Banyak kejutannya, alurnya unpredictable dan suspense-nya lebih tinggi daripada Da Vinci Code. Dan Brown berhasil mempertahankan alur cerita sampai klimaksnya bener-bener memuaskan. Di lain pihak, fiksi di buku ini juga lebih keliatan walaupun cuma jadi tempelan. Kelebihan Da Vinci Code adalah dia lebih kontroversial dan penggabungan fiksi dan faktanya lebih smooth.

Kalo di Da Vinci Code, petunjuknya dari puisi dalam cryptex, di Malaikat dan Iblis petunjuknya dari dokumen kuno Galileo. Dan sama dengan di Da Vinci Code, berdasar petunjuk di dokumen Galileo, Langdon harus menemukan tempat-tempat tertentu di Roma. Kalo kita pernah jalan-jalan ke Vatikan atau Roma di Italia, apalagi kenal dengan tempat2 yang disebutin di buku ini, kayaknya bakal lebih menjiwai..hehehe.. Minimal bisa nostalgia..emoticon. Kalo yang lom pernah ke sana kayak gue, ya minimal jadi penasaran…. Btw, ada peta Roma dan Basilika St. Petrus di bagian depan buku buat ngikutin penelusuran Robert Langdon.

Kekurangan dari buku ini, menurut gue di penokohannya. Di Da Vinci Code, dia ditemani cewek dan jatuh cinta. Di sini dia dengan Vittoria Vettra dan jatuh cinta pula. Dan beberapa tokoh di novel ini punya kemiripan sifat dengan tokoh-tokoh di Da Vinci Code…sengaja ato nggak gue gak tau dan mungkin gue juga salah..emoticon. Ato emang Dan Brown yang males bikin karakter baru…emoticon

Anyway, buku ini bener-bener asyik, kalo udah mulai baca rasanya sayang klo gak langsung diabisin…. Kalo dalam skala 1 - 5, gue ngasih point 4 buat buku ini.

That’s all folks..my first review..

7 Comments »

Trackback URI buat tulisan ini : http://notesofmine.blogsome.com/2006/09/11/malaikat-dan-iblis-angels-demons/trackback/

  1. pinjem dong :D *komen ga mutu banget*

    Comment dari yanti — 13 - September - 2006 @ 18:09:46

  2. i like this book

    me: The best book from Dan Brown…imho.. :D

    Comment dari DhyMaz — 4 - March - 2007 @ 11:03:25

  3. Hai, baru minggu lalu saya beli novel ini di Gramed & terus terang saya blm selesai baca bukunya, baru sampai bab 69.
    Sejauh ini, kok malah males ya bacanya, beda sama waktu baca Da Vinci Code (DVC) dulu.
    Males karena menurut saya alur, karakter & kejutannya malah mirip DVC.
    Ada rasa…ah, palingan ntar ada kejadian ini nih..dsb.
    Contoh, saya udah nebak kalau Langdon bakal jadian sama Ms.Vetra..trus baca blog kamu..ternyata beneran jadi ya…hiks..jadi malah tambah males baca.
    Walau gitu, saya mau tetep selesein bacanya kok, biar makin yakin kalau novel ini bosenin, kcuali ttg Ambigram & setting Vatican-nya yg bikin saya jadi tambah wawasan.
    Hehehe…mungkin keadaan akan berbalik kalau saya baca Angel & Demon dulu baru DVC yaa…
    Oh ya, jgn marah ya kalau kita beda pendapat, namanya juga khazanah.. :)
    C U again!

    me: yes you’re right…karena yang muncul DVC dulu jadi kesannya emang buku ini ngikutin DVC, padahal sebetulnya justru ini prequel-nya DVC… :D . Cuma buat saya pribadi lebih menegangkan aja sih buku ini dibanding DVC… Satu tambahan lagi, kalo sempet baca buku Dan Brown yang lain.. Bab I biasanya nyeritain kematian seseorang di balik objek ceritanya… :D

    Comment dari Ruliandri — 14 - March - 2007 @ 14:03:04

  4. keren banget! gw dah punya dan gak bisa berenti baca tiap ada leisure time

    Comment dari Audrey — 19 - June - 2008 @ 15:06:39

  5. gw dah punya satu dan gak bisa menahan diri buat baca setiap ada waktu luang.

    Comment dari Audrey — 19 - June - 2008 @ 15:06:58

  6. Buku Angel & Demons benar@ Ok dalam segi penyajian crita, intrik didalamnya. Saya sangat terkesan..saya sangat suka membaca buku2 tentang Knight templar bisa berbagi info..

    Comment dari Marfian Temmy — 4 - February - 2009 @ 15:02:52

  7. whuff belum selesai bacanya. baru sampe 81an. 2 bulan baca ni novel.soalnya yang bahasa ingris.. jadi agak capek pas membacanya
    me : hebat juga..baca yang versi inggris..hehehe.. met menikmati aja..

    Comment dari gadjah — 11 - April - 2009 @ 16:04:15

RSS feed buat komen2 di sini

Kasih Komentar

Ganti baris dan paragraf otomatis, e-mail address disembunyiin, HTML yang diijinin: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>

 
 
 



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.